animasi pojok

Senin, 30 Juli 2012

cerpen ku


Petualangan di Tanah Gajah Putih
Mentari membangunkan ku dengan kehangatan sinarnya.Ku awali pagi ini dengan seuntai do’a dan semangat menuntut ilmu kesekolah tercinta.Tiba-tiba pagi itu handphone ku berdering ”Ketika mimpimu yang begitu indah............” ya aku memang mensetingnya dengan lagu ya sudahlah milik idolaku Bondan Prakoso.Tapi itu tak penting,yang terpenting aku mendapatkan  1sms dari Guru SMP ku yang membawa kabar mengejutkan.
“Assalamualaiikum.ini saya p.joko guru SMP mu.Selamat ya ndok,kamu berkesempatan mengikuti program studi edukasi ke Thailand.Ini reward dari pemerintah untuk siswa yang berprestasi pada setiap kecamatannya.Dan kamu lah yang mewakili kecamatan Silo ini.Sekali lagi selamat ya ndok.”
“Duar.....*;^#?!~,>.<“.  Hatiku bergejolak..haru sekaligus bahagia yang ku rasakan.Aku tak menyangka akulah yang mendapatkan reward ini.”Terimakasih ya Allah atas segala apa yang telah kau berikan padaku”.Ketika aku memberitahukan kabar ini kepada orang tua ku,ternyata mereka sudah tau lebih dahulu karna tadi malam guru SMP ku datang kerumah.Yah..hari itu aku lewati dengan rasa bahagia,hingga tak terasa jam dinding kelasku sudah menunjukkan waktu pulang.
Keesokan harinya aku mulai mendatangi kantor DIKNAS untuk melengkapi persyaratan-persyaratan seperti dokumen-dokumen yang diperlukan,Pembuatan Paspor,Foto,Surat Domisili,dll.Ternyata ada 2 temanku yang berasal dari MAN 1 JEMBER juga yaitu Melinda dan Riska.mereka mewakili kecamatan Sumber Jambe dan Balung.
Hari-hari keberangkatan mulai mendekat,akan tetapi pada saat H-5 pihak dinas memundurkan hari keberangkatan menjadi sebulan mendatang karena adanya masalah banjir diThailand yang belum surut.Semua peserta nampak kecewa dengan kabar itu.tapi apa daya kami harus menunggu satu bulan lagi.
Riska:”hu...suwi nemen rekk.1bulan meneh.selak entek sanguku..”
Melinda:”iya.kok gak diganti aja ya tempat studi edukasi nya.ganti ke jepang aja”
Aku:”hm..iya ya.tapi pemerintahkan udah terlanjur bekerja sama sama pihak   Thailand rekk”
Riska:”iya ya..hduh tepaksa nunggu ni.
          Satu bulan lamanya kami menunggu.Dan akhirnya hari yang di tunggu-tunggu tiba.Pada hari minggu 27-November-2011 tepat pada jam 23.00 kami memulai pemberangkatan menuju bandara Ngurah-rai Bali.Dengan iringan do’a dari orang tua,sahabat dan sanak saudara,kami meninggalkan jember.
          Tak terasa kami telah menginjakkan kaki di Bandara Ngurah-rai Bali.Satu  persatu koper peserta di turunkan.Kami langsung mengurusi semua persyaratan.Dan penerbangan dimulai.Selama 4jam kami berada di dalam pesawat THAI tipe TG431 yang akan membawa kami untuk menjejakkan kaki di tanah Gajah Putih.
          Gemuruh suara pesawat yang sedang Landing membangunkan ku.Kami telah tiba di Bandara Suvarnabumi Thailand.Sungguh megah Bandara ini.Kami mulai mencari koper masing-masing.setelah mengurusi semua persyaratan, kami bergegas menuju bus yang akan membawa kami ke hotel tempat kami menginap.
“Welcome to ASIA hotels”.Tulisan tersebut menandakan kami telah sampai di hotel yang kami tuju yaitu Hotel Asia.Alhamdulillah aku sekamar dengan Melinda.Malam itu kami langsung beristirahat karna sudah tidak kuat lagi menahan rasa capek yang teramat sangat.
          Keesokan harinya kami disuguhkan dengan bermacam-macam makanan khas thailand untuk mengisi perut kami sebelum melanjutkan perjalanan.Tapi tidak semua makanan yang tersaji adalah makanan yang halal dimakan oleh umat muslim.Ya untuk mencegah hal tersebut aku memilih menu ala indonesia yaitu Nasgor kismis,semangkuk choco crunch,segelas susu hangat,dan 2potong nanas untuk pencuci mulut.Setelah perut ini terisi kami bergegas menuju bus yang akan mengantar kami mengunjungi sekolah-sekolah dan tempat-tempat wisata di negara Gajah putih ini.
          Tibalah kami di sekolah pertama yang kami kunjungi.Namanya Saint Louis School Chacoengsao,sekolah ini berada di kota Pattaya.Sekolah ini mempunyai fasilitas yang sangat lengkap.Dan siswa nya pun banyak karena terdiri dari play grup,TK,SD,SMP,hingga SMA.Namun sekolah ini bukanlah berakreditasi sekolah Negeri melinkan milik yayasan.Setelah berkeliling melihat keunikan-keunikan sekolah ini kami melanjutkan perjalan menuju ke sekolah kedua yang akan kami kunjungi.
          Sekolah yang kedua yaitu Tadseban 7 Pattya.Sekolah ini terkenal dengan pengolahan limbahnya.Sekolah ini berakreditasi sekolah negri.Aku juga memilki foto bersama salah satu murid sekolah ini.Yah buat kenang-kenangan lah.
          Setelah selesai mengunjungi 2 sekolah itu,kami beristirahat di hotel Baron Beach.Namun  ada kejadian yang tak terduga.Teman satu kamar ku kehilangan uang.Uang yang dia taruh dalam dompetnya itu tiba-tiba hilang entah kemana.Aku membantu mencarinya.Mungkin memang bukan rezekinya, dompet itu tak di temukan.Aku mencoba menenangkannya.Dan lama-lama dia tenang juga dan mengikhlaskannya.
          Hari ke empat di Thailand kami awali dengan sarapan bersama di hotel.Setelah itu kami kembali mengujungi sekolah-sekolah di Thailand.Sekolah yang satu ini namanya Burapa English School Programe Of Thailand.Sekolah ini terletak di kota Chonbury.Mayoritas siswanya berasal dari luar negri.Setelah berkeliling di sekolah ini kami melanjutkan perjalanaan ke peternakan lebah.Disana kami di beri penjelasan tentang produk-produk yang dihasilkan lebah contohnya Madu,Propolis,royal jely,dll.Kami juga mengunjungi tempat jajanan khas thailand.Kebetulan disana ada durian monthong yang dikeringkan.Yah aku membelinya  dalam jumlah 3kaleng.Setelah semuanya selesai dengan urusan belanja,kami kembali ke hotel untuk beristirahat. Lagi-lagi aku sekamar dengan melinda.saking asyik-nya maen ke kamar sebelah kami lupa kalau key card kami ketinggalan di dalam kamar otomatis pintu kamar kami terkunci dari dalam.Hm..Aku dan melinda panik mencari bantuan bagimana caranya agar bisa masuk ke kamar kami lagi.Dan  akhirnya ada seorang teman kita yang dengan baik hati membantu kami memintakan keycard cadangan ke receptionis.Alhamdulillah..aku bisa memasuki kamarku kembali.”Makasih ya !”ucapku pada anak itu.Udik Fajar namanya kini dia besekolah di SMAN 1 JEMBER.
Keesokan harinya kami mengunjungi tempat wisata di thailand.Pertama kami menyusuri sungai Chao Praya dengan perahu mesin.Selanjutnya kami mengunjungi salah satu candi di Thailand yaitu What Arun.Bentuknya menyerupai candi Prambanan di Indonesia namun corak lukisan di dinding candi ini berwarna.Kami mengabadikan moment ini dalam sebuah foto yang saat ini menjadi foto sampul di akun fb ku(he..he..promosi).Disini tersedia berbagai macam pernak-pernik khas Thailand mulai dari kaos,gantungan kunci,dompet,tas,lukisan dinding,patung,dll.Selesai dari what Arum kini giliran What po.What po yaitu sebuah patung budha raksasa yang posisinya sedang tidur.Patung ini terbuat dari emas.Begitu banyak wisatawan yang datang kesini.Kami pun akhirnya kembali ke hotel.
Hari ini adalah hari terakhir kami di Thailand.Tepat jam 05.00 kami meninggalkan hotel dan bergegas menuju bus yang akan mengantarkan kami ke bandara Suvarnabumi Thailand.Menjelang menit-menit keberangkatan aku kembali mengulas kenangan-kenangan saat di Thailand.Dan akhirnya aku tersadar dengan gemuruh suara pesawat yang akan Take of.”Indonesia..Aku pulang!”kata ku dalam hati.Setelah 4jam berada dalam pesawat,akhirnya pesawat kami landing dengan selamat di bandara milik pulau dewata ini.Hm...perut mulai keroncongan.Kami singgah sejenak disebuah restoran di bali untuk menghilangkan rasa lapar dan dahaga.Dan akhirnya kami melanjutkan perjalanan pulang.Hu...kami merasakan kelelahan yang teramat sangat.8 jam perjalanan kami habiskan hanya untuk tidur.
          Waktu menunjukkan jam 01.50.Alhamdulillah kami kembali dengan selamat.Hm...tak adalagi bus merah yang akan mengantarkan kami berkeliling,tak ada lagi bapak pemandu,tak nampak lagi wajah-wajah peseta studi edukasi.Yahh...memang kami telah kembali ke negara asal kami Indonesia.Akan tetapi persahabatan kita tak berakhir sampai disini juga khan??.Kita masih bisa menjalin komunikasi lewat jejaring soisial  yang sudah tersedia kan shobat..
“Meski kita terpisahkan oleh jarak dan waktu namun yakinlah kita selalu bersama.Kita masih sama-sama berpijak di bumi yang sama,dan menatap langit yang sama juga.”

0 komentar:

Posting Komentar